Jual Beli Bitcoin Indonesia


Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu BitCoin, saya sudah mengulasnya pada Catatan Mengenal BitCoin. Bagi Anda yang baru Mulai, buatlah Wallet BitCoin terlebih dahulu untuk menyimpan Bitcoin Anda, Silahkan baca Panduan membuat Wallet dan Daftar Gratis di BitCoin Indonesia. Anda juga Bisa Membuatnya di Blockchain

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
// // 1 comment

Leopard, Teroris Pertama yang minta tebusan Bitcoin

Lembaga riset keamanan cyber Communication and Information System Security Research Centre (CISSReC) menuturkan bahwa bomber Mal Alam Sutera, Leopard Wisnu Kumala (29) adalah penjahat Indonesia pertama yang melakukan aksi terorisme dan meminta tebusan dengan Bitcoin.

Untuk diketahui, Bitcoin adalah sebuah mata uang elektronik yang proses transaksinya dilakukan via internet tanpa menunjukkan identitas pemilik akun mata uang tersebut.

"Khusus di Indonesia, memang belum pernah terdengar ada kasus kejahatan apapun dimana penjahatnya meminta tebusan dalam bentuk Bitcoin, karena Indonesia memang belum familiar dengan sistem mata uang ini. Kalaupun ada, maka Leopard tetap merupakan orang pertama yang terungkap melakukan pemerasan dengan imbalan Bitcoin," kata Ketua CISSReC, Pratama Persadha, Jumat (30/10/2015).

Pratama mengatakan, keuntungan transaski dengan Bitcoin yang utama adalah tidak bisa terdeteksinya proses perputaran uang atau transfer yang dilakukan penggunanya.

"Bitcoin ini tidak terpantau lembaga keuangan, tidak seperti bank yang bisa melacak proses transfer. Ditambah lagi, belum ada Undang-undang atau aturan khusus yang mengatur soal penggunaan Bitcoin," kata Pratama.

Pratama menuturkan, aksi Leopard ini bukan tidak mungkin akan diikuti oleh orang-orang yang berniat jahat.
"Meledaknya kasus ini pun pasti akan bikin orang penasaran, apa sih Bitcoin itu? Orang pasti akan ada yang mencari tahu dan akan meniru modus ini. Polisi dan pemerintah harus bertindak cepat," kata Pratama.
Read More
// // 2 comments

Leopard peras Mall Alam Sutra 100 Bitcoin

Motif Pelaku bom Mall Alam Sutera, Leopard Wisnu Kumala (29), adalah pemerasan. Leopard mengancam manajemen mal dengan bom, dan meminta 100 bitcoin.

"Saya dulu minta 100 bitcoin. Alam Sutera cuma kasih 0,25, sekitar 700.000-an," kata Leopard dalam rekaman di Jakarta, Rabu (28/10/2015) malam.

Leopard mengakui hal tersebut kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti. Satu bitcoin seharga Rp 3,2 juta.

"Kalau 100, berarti Rp 300 jutaan," kata Leopard.

Mall Alam Sutera hanya memberinya 0,25 bitcoin. Karena itu, ia meneror mal itu dengan menaruh bom. Leopard ditangkap setelah menaruh bom yang kemudian meledak di toilet kantin karyawan Mall Alam Sutera, Rabu (28/10/2015).

Ia menaruh bom di pusat perbelanjaan itu sebanyak empat kali, sepanjang Juli hingga Oktober 2015.

Pelaku mengirim email pemerasan kepada manajemen mal yang berisi permintaan untuk mentransfer sejumlah dana lewat bitcoin. Pihak mal pun memberinya 0,25 bitcoin. Leopard tidak puas dan melakukan pengeboman.Dari jejak Email itulah Leopard akhirnya tertangkap oleh pihak yang berwajib.

Menurut ketua lembaga riset keamanan cyber CISSReC (Communication and Information System Security Research Centre) Pratama Persadha, modus pemerasan dengan bitcoin ini adalah sesuatu yang baru di Indonesia.

“Ini suatu hal yang baru di Indonesia. Biasanya hal ini hanya terjadi di luar negeri. Modus pelaku memilih bitcoin supaya tidak terdeteksi”, ujarnya.

Pratama menjelaskan bitcoin adalah mata uang digital yang bisa digunakan untuk transaksi di internet. Di beberapa negara di luar negeri, bitcoin ini sudah bisa ditukar secara langsung dengan uang tunai. Banyak orang yang tertarik menggunakan bitcoin karena nilai tukarnya yang tinggi. Beberapa toko online juga sudah ada yang menerima bitcoin sebagai alat pembayaran.

“Ada unsur anonymity dalam penggunaan bitcoin. Para penjahat ataupun organisasi kriminal banyak yang memakai bitcoin untuk melakukan modus operandinya sekaligus juga sebagai money laundry. Walaupun pelaku mengirimkan email secara anonymous, tetapi tetap bisa terlacak dari alamat IP yang digunakan sehingga pelaku bisa tertangkap,” terang Pratama.

Pakar keamanan cyber ini juga menjelaskan belum adanya peraturan dari pemerintah yang terkait penggunaan bitcoin. Diharapkan kedepannya pemerintah bisa mengatur ataupun membatasi seperti apa penggunaan bitcoin di Indonesia. Jangan sampai modus pemerasan bitcoin ini sampai terjadi lagi.

Pratama juga meminta pihak Kemenkominfo melakukan pemblokiran pada video-video yang menyajikan tutorial membuat bom. Menurutnya hal ini harus segera dilakukan agar tindakan serupa bisa dicegah.

“Pemboman dulu identik dengan tindakan kelompok tertentu. Namun dengan peristiwa bom Alam Sutera, kita jadi tahu motif pelaku peledakan juga bisa karena uang. Ini lebih berbahaya karena motif ini cenderung bisa ditiru oleh orang lain, terutama dalam situasi ekonomi sulit seperti saat ini,” jelas pria asal Cepu Jawa Tengah ini.
Read More
// // 3 comments

Komisi dari BitCoin MasterPlace Indonesia

Pengguna BitCoin di Indonesia telah memiliki pasar tersendiri di tanah air yang bernama Bitcoin Marketplace. Peluncuran bitcoin marketplace yang digelar di Jakarta, Sabtu (15/2/2014) ditujukan agar bitcoin Indonesia memiliki nilai tukar yang lebih independen dan murni serta hanya bergantung pada permintaan dan pasokan domestik. Dengan begitu, kemungkinan besar bitcoin Indonesia akan memilki pergerakan pasar yang berbeda dengan Amerika Serikat (AS).

Dengan kehadiran Bitcoin Marketplace, para pengguna di Indonesia diharapkan tak lagi bergantung pada perputaran bitcoin dan dolar AS. Selama ini, nilai nilai tukar bitcoin di Indonesia memang masih mengacu pada bitcoin dan dolar AS. Saat ini, China merupakan salah satu negara pengguna bitcoin yang telah memiliki pergerakan pasar sendiri.

Kehadiran Bitcoin Marketplace dapat membuat pembeli dan penjual mata uang ikut terlibat sebagai penentu nilai tukar bitcoin di Indonesia. Pengaruh terbesar dari kemunculan Bitcoin Marketplace ini adalah selisih transaksi yang kian menipis mendekati nol.

Peluncurannya juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna bitcoin secara signifikan. Maklum, ditengah ketidakpahaman masyarakat mengenai bitcoin, jumlah penggunanya justru tercatat mengalami peningkatan. (www.liputan6.com)

Peluang mendapatkan komisi dari market place

Untuk mendongkrak Bitcoin Marketplace, Bitcoin Indonesia mengaku telah menyiapkan strategi khusus diantaranya mengajak para blogger dan internet marketer untuk ikut berpromosi. Imbalannya, para blogger dan internet marketer dapat memperoleh komisi sebesar 25% dari akumulasi biaya transaksi member yang direferensikan.

Bagaimana cara memulai?

Sangat mudah, pertama-tama Anda Daftar di BitCoin MarketPlace. Kemudian silahkan melakukan deposit baik Rupiah maupun Bitcoin. Setelah dana/bitcoin masuk ke akun, anda dapat mulai melakukan aktifitas beli/jual bitcoin melalui dashboard.

Untuk mengirimkan Bitcoin, pastikan Anda sudah memiliki Dompet/Wallet Bitcoin, Jika Belum Silahkan ikuti Panduan Membuat Wallet 

Deposit di BitCoin MasterPlace
  • Deposit Rupiah : Untuk Deposit Rupiah bisa dilakukan melalui Bank Mandiri, BCA dan BRI, silahkan Login untuk melihat Cara Deposit
  • Deposit BitCoin : Anda akan diberikan Alamat Wallet khusus, dan dalam 1 Jam Saldo Bitcoin akan masuk di Akun Anda
Rincian biaya Transaksi adalah sebagai berikut:
    Beli BTC             : 1%
    Jual BTC             : 1%
    Withdraw Rupiah : 1% (min. Rp. 25.000,- dipotong dari jumlah penarikan).
    Withdraw BTC    : 0,0002 BTC (dipotong dari jumlah penarikan).
    Deposit Rupiah    : 0.
    Deposit BTC       : 0.

Lupa password

Silahkan buka halaman lupa password untuk mereset password Anda. Demi keamanan setelah mengubah password, akun akan terkunci selama 2 hari. Selama dikunci Anda tidak dapat melakukan penarikan baik Rupiah maupun BTC, fungsi lain (jual, beli dan deposit) berjalan normal.

Silahkan Daftar BitCoin MarketPlace,  dapatkan Komisi 25%

Read More
// // 2 comments

Simpan BitCoin, Lebih Aman di Wallet Online

BitCoin masih menjadi Mata Uang Virtual yang paling unggul meski dengan segudang resiko. Meski penggunaan bitcoin sangat berisiko terutama berkaitan dengan virus dan peretas, hal tersebut tak berlaku bagi pengguna Bitcoin Indonesia.

Salah satu pengguna Bitcoin Indonesia, Bayu (32) mengaku tidak takut bitcoin miliknya bisa hilang diserang virus dan peretas (hacker). Dia tetap berani berinvestasi bitcoin meskipun saat ini, dua hal tersebut disebut-sebut sebagai ancaman terbesar bagi para pengguna bitcoin.

Lantas mengapa pria asal Jawa Timur ini tak gentar bitcoinnya terkena virus?

"Kalau saya lebih memilih menyimpan bitcoin di wallet (dompet) online. Tidak di komputer pribadi, potensi hilangnya besar," ujar Bayu saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta seperti ditulis, Senin (17/2/2014).

Dia mengaku, memilih menimbun harta virtualnya di situs-situs penyimpanan bitcoin karena sistem proteksi khusus yang tersedia di sana. Terang saja dia yakin, wallet online jauh lebih aman dan mengurangi risiko terkena virus.

"Kan dompet bitcoin itu hanya berupa angka dan kode kriptografi. Nah saya pakai coinbase dan blockchain buat menjadi penyimpan bitcoin saya karena punya sistem sendiri yang bisa melindungi bitcoin dari serangan virus," tutur Bayu.

Setelah login di blockchain biasanya para pengguna diberikan hidden typer dan password. Maka itu, hanya ada satu risiko yang bisa membuat bitcoinnya hilang di dua situs tersebut.

"Nah kalau kita lupa password akun kita di blockchain ya hilang bitcoinnya. Biasanya kalau di e-mail kan ada recovery, kalau di blockchain tidak ada. Lupa password atau hidden typer ya habis sudah, anggap saja hilang," kata Bayu.

Bayu mengaku, menggunakan akun berbeda di dua situs tersebut. Artinya dia memiliki dua dompet online untuk melindungi mata uang itu dan tak perlu khawatir akan serangan virus.

"Tidak terlalu memikirkan kena virus karena mereka punya sistem sendiri. Seperti kemarin blockchain down, kita tidak perlu khawatir, tinggal nunggu saja nanti bisa diakses lagi," tandas Bayu. (Sis/Ahm)
Read More
// // Leave a Comment

MtGox Tutup, Pasar BitCoin Indonesia tak terpengaruh

Meski salah satu situs jual beli Bitcoin terbesar di dunia, MtGox 'offline' atau ditutup setelah mengalami sejumlah isu teknis, hal itu tidak berdampak transaksi mata uang virtual, bitcoin di Indonesia.

Founder Bitcoin Indonesia, Oscar Darmawan menuturkan, MtGox merupakan situs jual beli bitcoin nomor dua terbesar di dunia. MtGox ini telah beberapa kali kena hack, dan efek penutupan MtGox membuat nilai tukar mata uang virtual, Bitcoin anjlok. Dengan penutupan MtGox itu, banyak pelaku yang tidak dapat menarik uangnya.

Meski demikian, Oscar tidak mengkhawatirkan penutupan MtGox tersebut. Hal itu karena masih ada sejumlah situs jual beli bitcoin yang lain. Jadi transaksi jual beli bitcoin masih tetap bisa dilakukan oleh pelaku.

"Ketika MtGox tutup, pasar Indonesia malah positif. Nilai tukar bitcoin jadi naik. Bila ada yang tutup masih ada yang lainnya sehingga transaksi tetap berjalan," kata Oscar saat dihubungi Liputan6.com, seperti ditulis, Kamis (27/2/2014).

Oscar menambahkan, dampak penutupan MtGox juga tidak terlalu mempengaruhi kurs bitcoin.  Hal itu karena kurs bitcoin di masing-masing negara berbeda. Saat ini berdasarkan situs Bitcoin Indonesia, kurs beli di level 7.054.100 dan kurs jual di level 6.313.700.

"Setiap negara kurs bitcoin bergerak sendiri-sendiri, MtGox tutup malah pasar Indonesia positif jadi naik," ujar Oscar.

Baru-baru ini MtGox mengalami sejumlah pukulan teknis, dan akhirnya memutuskan untuk menghentikan semua pertukaran, serta penarikan mata uang digital tersebut. Aksi ini diputuskan setelah pengelola MtGox menghadapi kendala yang disebutnya sebagai unusual activity.

Penutupan MtGox pada Selasa 25 Februari 2014 ini juga menjadi langkah mundur bagi para pecinta Bitcoin. Sementara enam situs jual beli Bitcoin lainnya mengeluarkan pernyataan tidak memiliki keterkaitan apapun dengan MtGox. (Ahm)
Source:Liputan6.com
Read More
// // 2 comments

Pasar Khusus Transaksi BitCoin di Indonesia

Meski Belum ada pengakuan Bank Indonesia (BI) terhadap penggunaan Bitcoin dan virtual money, para penggiat BitCoin Indonesia mengaku tak terhalangi untuk terus melakukan transaksi. Bahkan kini para pengguna bitcoin telah membuat pasar tersendiri di tanah air bernama Bitcoin Marketplace.

Keputusan ini tak terlepas dari peningkatan volume dan jumlah transaksi bitcoin di Tanah Air. Melalui kehadiran tempat jual beli online itu, pertukaran bitcoin di Indonesia tidak lagi berpatokan pada standar nilai tukar internasional.

Peluncuran bitcoin marketplace yang digelar di Jakarta, Sabtu (15/2/2014) ditujukan agar bitcoin Indonesia memiliki nilai tukar yang lebih independen dan murni serta hanya bergantung pada permintaan dan pasokan domestik. Dengan begitu, kemungkinan besar bitcoin Indonesia akan memilki pergerakan pasar yang berbeda dengan Amerika Serikat (AS).

"Dengan keberhasilan peluncuran Bitcoin Marketplace ini, kami yakin volume transaksi di Indonesia akan mencapai minimal 100 BTC per harinya," ungkap CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan.


Dengan kehadiran Bitcoin Marketplace, para pengguna di Indonesia diharapkan tak lagi bergantung pada perputaran bitcoin dan dolar AS. Selama ini, nilai nilai tukar bitcoin di Indonesia memang masih mengacu pada bitcoin dan dolar AS.

Saat ini, China merupakan salah satu negara pengguna bitcoin yang telah memiliki pergerakan pasar sendiri.

Oscar menjelaskan, kehadiran Bitcoin Marketplace dapat membuat pembeli dan penjual mata uang ikut terlibat sebagai penentu nilai tukar bitcoin di Indonesia. Pengaruh terbesar dari kemunculan Bitcoin Marketplace ini adalah selisih transaksi yang kian menipis mendekati nol.

Peluncurannya juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna bitcoin secara signifikan. Maklum, di tengah ketidakpahaman masyarakat mengenai bitcoin, jumlah penggunanya justru tercatat mengalami peningkatan.

Baca Juga Komisi dari Marketplace Bitcoin Indonesia

Untuk menggenjot Bitcoin Marketplace, Bitcoin Indonesia mengaku telah menyiapkan strategi khusus diantaranya mengajak para blogger dan internet marketer untuk ikut berpromosi. Imbalannya, para blogger dan internet marketer dapat memperoleh komisi sebesar 25% dari akumulasi biaya transaksi member yang direferensikan.(Sis/Shd)
Sumber:Liputan6.com

Tak adanya pengakuan Bank Indonesia (BI) terhadap penggunaan Bitcoin dan virtual money tidak menghalangi para penggiat untuk terus melakukan transaksi. Bahkan kini para pengguna bitcoin telah membuat pasar tersendiri di tanah air bernama Bitcoin Marketplace.

Keputusan ini tak terlepas dari peningkatan volume dan jumlah transaksi bitcoin di Tanah Air. Melalui kehadiran tempat jual beli online itu, pertukaran bitcoin di Indonesia tidak lagi berpatokan pada standar nilai tukar internasional.

Peluncuran bitcoin marketplace yang digelar di Jakarta, Sabtu (15/2/2014) ditujukan agar bitcoin Indonesia memiliki nilai tukar yang lebih independen dan murni serta hanya bergantung pada permintaan dan pasokan domestik. Dengan begitu, kemungkinan besar bitcoin Indonesia akan memilki pergerakan pasar yang berbeda dengan Amerika Serikat (AS).

"Dengan keberhasilan peluncuran Bitcoin Marketplace ini, kami yakin volume transaksi di Indonesia akan mencapai minimal 100 BTC per harinya," ungkap CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan.

Dengan kehadiran Bitcoin Marketplace, para pengguna di Indonesia diharapkan tak lagi bergantung pada perputaran bitcoin dan dolar AS. Selama ini, nilai nilai tukar bitcoin di Indonesia memang masih mengacu pada bitcoin dan dolar AS.

Saat ini, China merupakan salah satu negara pengguna bitcoin yang telah memiliki pergerakan pasar sendiri.

Oscar menjelaskan, kehadiran Bitcoin Marketplace dapat membuat pembeli dan penjual mata uang ikut terlibat sebagai penentu nilai tukar bitcoin di Indonesia. Pengaruh terbesar dari kemunculan Bitcoin Marketplace ini adalah selisih transaksi yang kian menipis mendekati nol.

Peluncurannya juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna bitcoin secara signifikan. Maklum, di tengah ketidakpahaman masyarakat mengenai bitcoin, jumlah penggunanya justru tercatat mengalami peningkatan.

Untuk menggenjot Bitcoin Marketplace, Bitcoin Indonesia mengaku telah menyiapkan strategi khusus diantaranya mengajak para blogger dan internet marketer untuk ikut berpromosi. Imbalannya, para blogger dan internet marketer dapat memperoleh komisi sebesar 25% dari akumulasi biaya transaksi member yang direferensikan.(Sis/Shd) (Shd) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/827971/pasar-khusus-transaksi-bitcoin-kini-hadir-di-indonesia#sthash.CieQpeBW.dpuf
Tak adanya pengakuan Bank Indonesia (BI) terhadap penggunaan Bitcoin dan virtual money tidak menghalangi para penggiat untuk terus melakukan transaksi. Bahkan kini para pengguna bitcoin telah membuat pasar tersendiri di tanah air bernama Bitcoin Marketplace.

Keputusan ini tak terlepas dari peningkatan volume dan jumlah transaksi bitcoin di Tanah Air. Melalui kehadiran tempat jual beli online itu, pertukaran bitcoin di Indonesia tidak lagi berpatokan pada standar nilai tukar internasional.

Peluncuran bitcoin marketplace yang digelar di Jakarta, Sabtu (15/2/2014) ditujukan agar bitcoin Indonesia memiliki nilai tukar yang lebih independen dan murni serta hanya bergantung pada permintaan dan pasokan domestik. Dengan begitu, kemungkinan besar bitcoin Indonesia akan memilki pergerakan pasar yang berbeda dengan Amerika Serikat (AS).

"Dengan keberhasilan peluncuran Bitcoin Marketplace ini, kami yakin volume transaksi di Indonesia akan mencapai minimal 100 BTC per harinya," ungkap CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan.

Dengan kehadiran Bitcoin Marketplace, para pengguna di Indonesia diharapkan tak lagi bergantung pada perputaran bitcoin dan dolar AS. Selama ini, nilai nilai tukar bitcoin di Indonesia memang masih mengacu pada bitcoin dan dolar AS.

Saat ini, China merupakan salah satu negara pengguna bitcoin yang telah memiliki pergerakan pasar sendiri.

Oscar menjelaskan, kehadiran Bitcoin Marketplace dapat membuat pembeli dan penjual mata uang ikut terlibat sebagai penentu nilai tukar bitcoin di Indonesia. Pengaruh terbesar dari kemunculan Bitcoin Marketplace ini adalah selisih transaksi yang kian menipis mendekati nol.

Peluncurannya juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna bitcoin secara signifikan. Maklum, di tengah ketidakpahaman masyarakat mengenai bitcoin, jumlah penggunanya justru tercatat mengalami peningkatan.

Untuk menggenjot Bitcoin Marketplace, Bitcoin Indonesia mengaku telah menyiapkan strategi khusus diantaranya mengajak para blogger dan internet marketer untuk ikut berpromosi. Imbalannya, para blogger dan internet marketer dapat memperoleh komisi sebesar 25% dari akumulasi biaya transaksi member yang direferensikan.(Sis/Shd) (Shd) - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/827971/pasar-khusus-transaksi-bitcoin-kini-hadir-di-indonesia#sthash.CieQpeBW.dpuf
Read More
// // 2 comments

BitCoin untuk Pencucian Uang

Maraknya potensi pencucian mata uang pada bitcoin menjadi salah satu alasan banyak orang menghindarinya. CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan angkat bicara mengenai masalah tersebut.

"Pada dasarnya, semua barang potensi terkena money laundry-nya itu besar, dolar bisa, emas bisa, bitcoin juga bisa, semua sama bisa kena. Tapi bitcoin risikonya bisa lebih kecil kalau diatur negara," jelasnya saat berbincang dengan Liputan6.com.

Menurutnya, semua transaksi bitcoin dilakukan secara transparan dan terekam. Artinya, pengguna maupun pemerintah bisa menelusuri setiap transaksi yang terjadi.


Sebagai pengguna, Bayu ( Salah satu Orang Indonesia yang Meraup Untung dari BitCoin ) melihat setiap pengusaha berpotensi melakukan penggelapan pajak. Pasalnya pemerintah tidak mengetahui pendapatan total dari seluruh transaksi yang dilakukan. Dia juga meminta masyarakat pengguna bitcoin untuk tidak menyalahgunakan mata uang virtual tersebut.

Transaksi Bitcoin Indonesia Rp 160 juta per hari

Semakin hari pengguna bitcoin di Indonesia kian banyak. Oscar mengungkapkan, nilai transaksi bitcoin yang terjadi setiap hari dapat mencapai Rp 80 juta hingga Rp 160 juta.

"Kemarin ada yang beli sampai Rp 150 juta, ada juga yang Rp 8 juta. Dari satu dua orang saja transaksi bisa mencapai ratusan juta, sementara sisanya yang pembeli kecil seharga Rp 50 ribuan," jelasnya.

Dia mengungkapkan, setiap hari terjadi transaksi besar dan kecil. Transaksi besar di mulai dari penjualan di atas 1 bitcoin.

"Jual besar itu adalah pengguna yang membeli di atas 1 bitcoin, sekarang harganya di kisaran Rp 8 juta rupiah, sementara jual kecil itu yang tidak sampai Rp 100 ribu," jelasnya.

Hingga saat ini, Oscar mengatakan Bitcoin Indonesia masih memerlukan kucuran dana untuk tambahan biaya operasional maupun biaya edukasi pada masyarakat. Dirinya mengaku sudah memperoleh beberapa investor yang tertarik membenamkan modalnya di Bitcoin Indonesia. Beberapa di antaranya merupakan investor asing. (Sis/Ndw) (Ndw)
 Sumber: Liputan6.com
Read More
// // 3 comments

Kisah Suses Orang Indonesia Untung dari BitCoin

Adalah Bayu (32) pria asal Mojokerto, Jawa Timur yang menetap di Jakarta, Dia sudah merasakan Keuntungan besar dari BitCoin. Menurutnya, pertama kali melihat bitcoin mulai diperdagangkan di forum jual beli Kaskus sekitar tiga tahun lalu, Bayu mengaku belum begitu tertarik pada mata uang virtual tersebut. Namun pada September 2013, dia akhirnya mulai menerjunkan diri ke dalam investasi bitcoin.

Pertanyaan terbesarnya saat itu adalah di mana dia bisa mendapatkan bitcoin. Itu pula yang menurutnya tampak menjadi pertanyaan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini. Setelah secara intensif mempelajari bitcoin dari berbagai artikel di internet, dia lalu mulai meraup bitcoin. Tak seperti kebanyakan orang lain, dia mereguk bitcoin pertamanya secara gratis. Tanpa mengeluarkan uang sepeserpun.

Iming-iming dapat meraup keuntungan dalam jumlah besar membuatnya kian menekuni dunia transaksi virtual tersebut. Bayu pun mulai mencoba membeli kebutuhan sehari-harinya dengan bitcoin.

Setiap bulan, dia mengaku membeli pulsa Rp 50 ribu dengan bitcoin yang dikantonginya. Dia tak perlu lagi repot-repot mengeluarkan uang tunai dan pergi ke tempat penjualan pulsa.

Bagaimana lika-liku pria Indonesia yang berani bergulat dengan bitcoin ini? Padahal jelas-jelas Bank Indonesia menyatakan bitcoin bukan merupakan alat pembayaran yang sah.
 
Bitcoin pertama

Diakuinya, hal tersulit saat mulai terjun ke dunia bitcoin adalah bagaimana bisa memperoleh bitcoin. Untungnya, berkat ketekunannya mempelajari bitcoin, dia berhasil mendapatkannya tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun.


Dia semakin aktif mencari informasi di internet dan berhasi menemukan situs penyedia Bitcoin secara gratisan."Saya dapatnya gratis. Di internet ada beberapa situs penyedianya, saya coba-coba bikin akun di sana dan dapat bitcoin. Ya meskipun jumlahnya kecil-kecil atau kita di komunitas biasa menyebutnya `recehan`," jelas dia.

Dia mengatakan, tak hanya satu situs yang dicobanya. Setelah berpetualang selama satu bulan, dia berhasil menemukan beberapa situs yang memberikan `recehan` bitcoin dalam jumlah besar.Yang dimaksud recehan adalah satuan terkecil dalam bitcoin yaitu satu satoshi setara 0,00000001 bitcoin. Dia biasanya mengumpulkan hingga 50 ribu satoshi terlebih dulu, baru memindahkan mata uang virtual tersebut ke wallet (dompet) online miliknya.

Bitcoin bisa diperoleh sambil bermain

Selain secara gratisan, Bayu menjelaskan bitcoin bisa diperoleh lewat permainan online. Saat ini, game yang tengah ditekuninya adalah coin hunter dan golden village.

"Kalau coin hunter, itu sederhana tapi rumit. Pemain bisa bebas mengambil bitcoin sebanyak-banyaknya, tapi di jalan kembali ke basecamp, dia akan dijegal banyak perampok dari berbagai negara. Nah koin yang bisa dimiliki itu cuma yang sampai ke basecamp aja," terangnya.

Dia menjelaskan, game tersebut bisa dimainkan secara online. Selain itu, ada juga permainan pendulang bitcoin lain, golden village.

"Satu lagi namanya golden village. Ini butuh waktu lama, membangun perkampungan. Mulai dari rumah, masyarakatnya, kantor polisi, sampai pertambangan. Dari pertambangan itu bisa dapat bitcoin," jelasnya.

Bayu mengisahkan, seorang teman di komunitas bitcoin yang dikenalnya mampu mendulang uang hingga puluhan juta rupiah dari hasil tambang online-nya tersebut. Tak sebentar, butuh waktu hingga lebih dari setahun untuk sampai ke tahap itu.

Untung menggiurkan

Motivasi utama Bayu mendulang bitcoin adalah potensi keuntungan besar yang bisa dia peroleh. Meski memang, harus sabar dan tekun dalam melakoninya.

"Ya tertarik karena untungnya sangat menggiurkan. Itu kan harganya mengikuti dolar, nah dari dolar baru dirupiahkan. Kalau kita beli di harga murah dan jual di harga mahal seperti waktu Desember, satu bitcoin harganya US$ 1.200, kalau dirupiahkan jadi belasan juta. Itu bisa untung besar," paparnya.

Dia juga mengaku pernah menjual 0,01 bitcoin yang dimilikinya. Saat itu tafsiran harganya sekitar Rp 10 ribu per dolar AS. Dia berhasil mendapat uang cukup besar saat itu.
Sumber :Liputan6.com

Read More

startMiner - free and simple next generation Bitcoin mining software